Fakta Menarik Antara Mourinho dengan Steven Gerrard

Fakta Menarik Antara Mourinho dengan Steven Gerrard

Memang tidak banyak orang membicarakan tentang Mourinho dan Steven Gerrard. Selain mereka berdua tidak pernah bekerjasama di dalam sebuah klub yang sama, keduanya juga tidak pernah dibicarakan ketika bursa transfer pemain di buka di setiap musimnya. Lalu, ada apa dengan dua sosok ini? Apakah ada hubungan antara dua orang ini?

Usut punya usut, ternyata pelatih yang musim ini membawa Chelsea mengangkat tropi juara Liga Inggris tersebut diam-diam sangat mengagumi sosok Gerrard. Bahkan, pada pertandingan terakhir Gerrard membela Liverpool, Mou adalah salah satu orang yang melakukan standing applause ketika Gerrard ditarik pelatih Liverpool, Brendan Rodgers.

Memang terdengar aneh ketika pelatih bertangan dingin asal Portugal itu menaruh simpati dengan Gerrard sampai berniat ingin memboyong ke Stamford Bridge. Pasalnya, seperti yang diketahui oleh media, Mou hanya mengagumi anak didiknya bernama Drogba.

Kepada media, Mou secara jujur mengatakan Gerrard merupakan satu dari sekian banyak pemain sepakbola profesional yang kemampuan di lapangan hijau tidak perlu dipertanyakan lagi. Oleh karena itu, ketika rumor berkembang bahwa Liverpool harus melepas Gerrard ke klub lain, Mou menjadi manager yang siap menampung pemain berusia 34 tahun ini.

Bahkan, Mou dengan secara gamblang mengatakan kepada media bahwa tidak hanya pada pembukaan jendela transfer musim ini saja Mou berkeinginan memboyong Gerrard ke markas Chelsea. Ia mengatakan bahwa dirinya sudah mencoba tiga kali untuk merekrut mantan timnas Liverpool ini. Namun, apalah daya karena Gerrard sudah benar-benar jatuh cinta kepada Liverpool. Sepanjang karirnya menjadi pemain sepakbola, Gerrard merupakan salah satu pemain dari Inggris yang hanya membela satu klub. Tercatat mulai tahun 1998 sampai 2015, Gerrard bermain untuk Liverpool. Kontribusinya pun cukup signifikan. Bermain sebanyak 700 kali, pemain yang sering dipanggil Stevie G ini sudah menyumbang 133 gol.

Lalu, kenapa Gerrard justru tertarik untuk berlabuh ke mantan klub yang pernah dibela oleh David Beckham, yaitu LA Galaxy? Tentu alasannya sangat klasik. Uang. Seperti yang dilangsir oleh media-media, Gerrard di LA Galaxy menjadi pemain termahal. Dengan durasi kontrak selama 18 bulan saja, pemain terbaik dunia tahun 2007 ini akan menerima gaji 6 pound sterling atau Rp 114 miliar. Fantastis, bukan?

Jika Gerrard bergabung dengan skuad Mourinho, memang dia akan tetap merasakan kompetisi sepakbola Inggris yang jelas lebih ketat daripada di Amerika di mana ia bergabung dengan LA Galaxy sekarang. Namun, ada kemungkinan dia akan lebih sering duduk di kursi cadangan. Dengan umurnya yang tidak muda lagi, Mou pasti akan lebih sering menyimpan Gerrard apalagi Mou sangat haus dengan gelar.

Selain itu, Gerrard tidak mau menyakiti para fans Liverpool dengan bergabung dengan Chelsea atau klub-klub lain di Inggris. Itulah alasan kenapa akhirnya Gerrard menerima tawaran LA Galaxy.

Terlepas dari itu semua, yang jelas sosok Mou yang keras dan sering mengejek pemain atau pelatih lawan ternyata memuji habis-habisan Gerrard. Hingga ia pernah mencoba membajak Gerrard tiga kali.

Setelah 18 bulan di LA Galaxy, akankah Mou mencoba mendaratkan Gerrard di Stanford Bridge untuk yang keempat kalinya? Ataukah justru Gerrard akan mengakhir karirnya di dunia sepakbola bersama LA Galaxy seperti pemain Inggris lainnya, yaitu David Beckham? Patut kita lihat bagaimana kelanjutan dari cerita mantan kapten Liverpool ini.